Next
Previous

Rabu, 04 Desember 2013

0

Peringatan Hari AIDS Sedunia MAPHAN UNM pada 1 Desember 2013

Posted in , ,
Pelepasan Balon Peringatan Hari AIDS Sedunia MAPHAN UNM
di Depan Gedung Phinisi UNM




Salam Peduli...!!!
Mahasiswa Peduli HIV/AIDS & NAPZA
Universitas Negeri Makassar

Minggu, 24 November 2013

0

Peringatan Hari Aids Sedunia (HAS), 1 Desember 2013

Posted in , ,
Tdak Lama Lagi, Kita akan memperingati Hari Aids Sedunia (HAS) atau World Aids Day (WAD) pada 1 Desember nanti. Banyak yang memiliki pemahaman yang minim terkait Peringatan Hari Aids Sedunia ini. Sangat miris rasanya ketika dalam peringatan 1 desember tersebut ada-ada saja orang yang melemparkan statement atau ucapan "Selamat Hari Aids sedunia". Ini bukti kurangnya pemahaman mereka akan Peringatan HAS (Hari Aids Sedunia) itu sendiri. "Selamat" bukanlah kata yang tepat dalam memperingati HAS, karena tidak semua peringatan harus dibarengi dengan kata "Selamat". Selamat atas apa coba??? Selamat atas adanya Aids???. Moment Peringatan HAS ini seharusnya bertujuan untuk memberikan Penghormatan kepada mereka yang telah meninggal dunia disebabkan penyakit berkaitan AIDS, serta menyuarakan Stop Diskriminasi dan Stigma Untuk ODHA (Orang Dengan Hiv/Aids). Ini yang perlu ditekankan terkait pemahaman masyarakat akan peringatan 1 Desember.

Untuk Peringatan HAS pada tahun 2013 ini, diangkat Tema "Cegah HIV dan AIDS! Lindungi Pekerja, Keluarga, dan Bangsa"
Dengan Sub Tema
1) Pencegahan HIV/AIDS di Lingkungan Kerja
2) Meningkatkan Kinerja Dunia Usaha,Masyarakat dan Pemerintah serta Melindungi Kesehatan Keluarga menuju Kesejahteraan Bangsa
3) Perlindungan Terhadap Hak mendapatkan Akses, serta
4) Menciptakan Lingkungan yang Kondusif, bebas Stigma dan Diskriminasi.

Mari kita bersama-sama satukan Tekad Kepedulian Kita untuk Mewujudkan apa yang menjadi Tema kita di atas Demi Saudara-saudara ODHA kita..!!!
Stop Stigma dan Diskriminasi..!!!
Salam Peduli..!!!

Jumat, 22 Maret 2013

0

Hindari Bahasa Pembangkit Amarah

Posted in ,


Ghiboo.com - Ketidaksepahaman orangtua dan anak kerap terjadi. Akhirnya, pertengkaran tidak bisa dihindari.
Fayanisa Dwityarani, M.Psi, Psikolog permasalahan remaja dari Kassandra & Associate Jakarta, menyarankan agar para orangtua menghindari kata-kata yang menyalahkan.
Fokuslah pada apa yang ingin Anda sampaikan. Berikut beberapa bahasa yang sebaiknya tidak Anda gunakan saat bertengkar.
Hindari menggunakan kata 'selalu' atau 'kebiasaan'. Misalnya, "Kamu selalu saja membuat orang menunggu terlalu lama."
Jangan membandingkan satu anak dengan lainnya. Misalnya, "Kakak kamu bisa nilai rapornya selalu bagus, kenapa kamu tidak bisa seperti dia sih?"
Ketika bertengkar, sebaiknya Anda tidak menggunakan pengalaman Anda sebagai tolok ukur. Hindari kata-kata, "Zaman dulu Mama nggak pernah naik mobil ke sekolah..." atau "Ketika Mama seumur kamu...."
Hindari juga perkataan diktator seperti, "Ya karena mama bilang tidak boleh ya tidak boleh, titik!" (ins)
(Good Housekeeping Indonesia edisi November 2012)